SPKLU PLN Kalselteng Catat Pertumbuhan Signifikan Sepanjang 2025

Rabu, 25 Februari 2026 | 09:21:53 WIB
SPKLU PLN Kalselteng Catat Pertumbuhan Signifikan Sepanjang 2025

JAKARTA - Lonjakan penggunaan kendaraan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah kian terlihat dari meningkatnya aktivitas pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

 Sepanjang 2025, pemanfaatan SPKLU yang dikelola PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menunjukkan pertumbuhan signifikan, mencerminkan percepatan terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, di Kota Banjarbaru, Selasa, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator positif terhadap perkembangan kendaraan listrik di daerah setempat. Peningkatan tersebut tidak hanya terlihat dari sisi transaksi, tetapi juga dari total energi listrik yang terjual melalui SPKLU.

“Penjualan energi listrik mencapai 238.936,19 kWh diiringi lonjakan jumlah transaksi pengisian daya kendaraan listrik tercatat sebanyak 11.057 kali pemakaian, atau tumbuh 463,84 persen dibandingkan periode lalu 9.096 transaksi,” ujarnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah semakin aktif memanfaatkan fasilitas pengisian daya yang telah tersedia. Secara kumulatif, penjualan energi sebesar 238.936,19 kWh sepanjang 2025 mencerminkan meningkatnya aktivitas pengisian kendaraan listrik di dua provinsi tersebut.

Lonjakan Penjualan Energi dan Transaksi

Pertumbuhan penjualan energi listrik yang mencapai lebih dari 565 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi catatan penting dalam pengembangan kendaraan listrik di wilayah Kalselteng. 

Angka ini menegaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik tidak lagi bersifat sporadis, melainkan mulai menjadi bagian dari kebutuhan transportasi harian masyarakat.

Selain itu, jumlah transaksi pengisian daya yang menembus 11.057 kali pemakaian sepanjang tahun memperlihatkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan 463,84 persen dalam jumlah transaksi memperkuat sinyal bahwa infrastruktur SPKLU yang disiapkan semakin dimanfaatkan secara optimal.

Menurut Iwan, tren tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik. Infrastruktur yang tersedia dinilai mampu mendukung mobilitas pengguna secara lebih luas.

Momentum Perluasan Infrastruktur SPKLU

Melihat pertumbuhan yang signifikan tersebut, PLN UID Kalselteng memandangnya sebagai momentum penting untuk memperluas jangkauan layanan SPKLU. Penambahan titik pengisian daya di lokasi strategis menjadi salah satu langkah yang direncanakan guna menjawab kebutuhan yang terus meningkat.

“Kami melihat tren ini sebagai momentum penting untuk terus memperluas jangkauan layanan SPKLU di titik-titik strategis sehingga bisa semakin banyak melayani masyarakat,” ungkapnya.

Perluasan ini tidak hanya bertujuan menambah jumlah unit pengisian daya, tetapi juga memastikan distribusi lokasinya merata dan mudah diakses. Dengan ketersediaan SPKLU di berbagai titik strategis, pengguna kendaraan listrik diharapkan semakin nyaman dalam melakukan perjalanan jarak dekat maupun jauh.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang PLN dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di daerah.

Fokus pada Keandalan dan Kemudahan Akses

Selain memperluas jaringan, PLN UID Kalselteng menekankan pentingnya menjaga keandalan operasional seluruh SPKLU. Infrastruktur yang andal menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan pengguna kendaraan listrik.

Dikatakan Iwan, PLN tidak hanya fokus terhadap penambahan unit pengisian daya, tetapi juga siap memastikan keandalan operasional seluruh SPKLU sehingga dapat melayani pengguna secara maksimal.

“Keandalan dan kemudahan akses menjadi prioritas kami, sehingga pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya dengan aman dan nyaman pada setiap titik yang disiapkan,” ucapnya.

Komitmen tersebut menunjukkan bahwa pengembangan SPKLU tidak sekadar mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas layanan. Dengan sistem operasional yang terjaga, potensi gangguan dapat diminimalkan dan pengalaman pengguna tetap optimal.

Dukungan terhadap Transisi Energi dan Pengurangan Emisi

Pertumbuhan penggunaan SPKLU yang mencapai 565,31 persen secara YoY menjadi indikator kuat meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan. Hal ini selaras dengan upaya mendorong transisi energi dan pengurangan emisi karbon di daerah.

PLN UID Kalselteng menyatakan terus melakukan evaluasi dan pemetaan kebutuhan infrastruktur seiring tren peningkatan penggunaan kendaraan listrik. Langkah tersebut dilakukan agar pengembangan SPKLU berjalan seiring dengan pertumbuhan pasar kendaraan listrik.

Upaya ini merupakan bagian dari dukungan perseroan terhadap program transisi energi nasional. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik, kontribusi terhadap pengurangan emisi karbon di sektor transportasi diharapkan semakin nyata.

Secara keseluruhan, capaian penjualan energi sebesar 238.936,19 kWh dan 11.057 kali transaksi sepanjang 2025 menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah berkembang pesat. 

Pertumbuhan yang signifikan tersebut memperlihatkan perubahan perilaku masyarakat menuju moda transportasi yang lebih bersih.

Dengan evaluasi berkelanjutan, perluasan titik pengisian daya, serta komitmen terhadap keandalan layanan, PLN UID Kalselteng optimistis SPKLU akan semakin menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas ramah lingkungan di wilayah tersebut. 

Tren positif sepanjang 2025 ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan kendaraan listrik pada tahun-tahun mendatang.

Terkini