JAKARTA - PT Pertamina Persero kembali melakukan penyesuaian berkala terhadap harga bahan bakar minyak non subsidi di seluruh wilayah Indonesia hari ini. Langkah ini diambil perusahaan sebagai bentuk adaptasi terhadap fluktuasi harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar. Penyesuaian harga tersebut mulai berlaku secara resmi pada hari Rabu 25 Februari 2026 di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum nasional.
Evaluasi Berkala Harga Bahan Bakar Minyak Non Subsidi
Manajemen Pertamina menjelaskan bahwa penetapan harga baru ini mengacu pada regulasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Aturan tersebut menjadi landasan utama bagi badan usaha dalam menghitung formula harga dasar produk BBM non subsidi yang dipasarkan luas. Masyarakat diminta untuk selalu memantau perkembangan harga terbaru melalui kanal informasi resmi yang disediakan oleh pihak Pertamina di tiap daerah.
Penyesuaian harga pada Rabu 25 Februari 2026 mencakup beberapa jenis produk unggulan seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, hingga produk Pertamina Dex. Perubahan nilai jual ini dipastikan tetap kompetitif jika dibandingkan dengan perusahaan penyedia bahan bakar minyak swasta lainnya yang beroperasi di tanah air. Pertamina berkomitmen untuk tetap menjaga pasokan energi nasional agar tetap aman dan stabil meski terjadi dinamika harga pada pasar global.
Rincian Daftar Harga BBM Di Wilayah Jawa Dan Bali
Untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax tetap berada pada angka Rp12.100. Sementara itu, produk Pertamax Turbo dijual seharga Rp13.200 per liter, Dexlite pada harga Rp12.700, dan Pertamina Dex mencapai angka Rp13.150. Angka-angka tersebut menunjukkan konsistensi Pertamina dalam menjaga keterjangkauan harga bagi konsumen di sentra ekonomi terbesar di Indonesia tersebut hari ini.
Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, patokan harga yang diterapkan cenderung serupa dengan wilayah Jawa untuk memudahkan distribusi dan aksesibilitas energi. Namun terdapat sedikit perbedaan biaya logistik untuk wilayah tertentu yang letaknya cukup jauh dari depo pengiriman utama milik Pertamina di daerah tersebut. Penerapan harga seragam di wilayah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga barang dan jasa yang sangat bergantung pada biaya transportasi darat.
Perbedaan Tarif Bahan Bakar Di Sumatera Dan Kalimantan
Beralih ke wilayah Pulau Sumatera, harga BBM di wilayah Aceh memiliki sedikit perbedaan harga dengan wilayah Sumatera Utara maupun wilayah Riau hari ini. Harga Pertamax di Aceh dibanderol Rp12.100, sedangkan di wilayah Kepulauan Riau dan sekitarnya harga bisa mencapai Rp12.600 akibat faktor letak geografis wilayah. Faktor distribusi jalur laut menjadi salah satu variabel yang sangat menentukan besaran angka final yang dibayarkan oleh masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.
Untuk wilayah Kalimantan, mulai dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Utara, harga Pertamax dipatok merata pada angka Rp12.400 per liter pada hari ini. Produk Dexlite di tanah Borneo terpantau dijual seharga Rp13.000, sementara Pertamina Dex berada pada kisaran Rp13.450 menyesuaikan dengan biaya operasional pengiriman wilayah. Pertamina terus berupaya mengoptimalkan rantai pasok agar disparitas harga antar wilayah di luar Pulau Jawa dapat terus ditekan sekecil mungkin.
Stabilitas Harga Untuk Wilayah Sulawesi Hingga Papua
Wilayah Sulawesi Utara hingga Sulawesi Tenggara memiliki standar harga yang hampir serupa dengan Kalimantan yakni Pertamax pada harga Rp12.400 per liter. Dexlite di wilayah ini dihargai Rp13.000, sedangkan Pertamina Dex dijual pada harga Rp13.450 bagi para pemilik kendaraan bermesin diesel dengan teknologi terbaru. Masyarakat di Sulawesi diharapkan tetap tenang karena stok BBM di seluruh SPBU dipastikan mencukupi kebutuhan harian menyusul adanya update harga terbaru ini.
Terakhir untuk wilayah paling timur Indonesia, yaitu Maluku dan Papua, Pertamina menetapkan harga yang seragam guna mewujudkan program keadilan energi nasional. Harga Pertamax di Papua hari ini terpantau stabil pada angka Rp12.400, sementara produk Dexlite dijual dengan harga rata-rata Rp13.000 di setiap kabupaten. Update harga pada Rabu 25 Februari 2026 ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi hingga ke pelosok negeri.