Bacaan Sholawat Nariyah Lengkap Beserta Makna Mendalam dan Fadhilah Utamanya

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:13:10 WIB
Bacaan Sholawat Nariyah Lengkap Beserta Makna Mendalam dan Fadhilah Utamanya

JAKARTA - Di tengah berbagai amalan sholawat yang dikenal luas di dunia Islam, Sholawat Nariyah menempati posisi istimewa, khususnya di kalangan umat Islam Nusantara dan warga Nahdliyin. 

Sholawat ini telah lama diamalkan sebagai wasilah spiritual untuk memohon pertolongan Allah SWT, terutama ketika menghadapi kesulitan hidup yang terasa berat dan berlapis.

Popularitas Sholawat Nariyah tidak hanya terbatas di Indonesia, tetapi juga dikenal luas hingga wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara. Banyak umat Islam meyakini bahwa sholawat ini memiliki kekuatan doa yang besar dalam membuka jalan keluar, melapangkan kesempitan, serta mendatangkan keberkahan hidup. Keyakinan tersebut tumbuh dari pengalaman spiritual kolektif dan penjelasan para ulama klasik yang membahas keutamaannya.

Sholawat Nariyah merupakan bagian dari khazanah spiritual Islam yang kaya. Ia tergolong sholawat ghairu ma’tsurat, yakni sholawat yang tidak diriwayatkan secara langsung dari Nabi Muhammad SAW, melainkan disusun oleh para ulama saleh sebagai bentuk cinta, penghormatan, dan tawassul kepada Rasulullah SAW. Sholawat ini dinisbatkan kepada Syaikh Ibrahim at-Tazi atau Syaikh Ahmad at-Tazi Al-Maghribi, seorang ulama besar dari kawasan Maghrib.

Para ulama terdahulu telah memberikan contoh bahwa penyusunan sholawat merupakan tradisi yang hidup dalam Islam. Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitab Jala’ al-Afham meriwayatkan berbagai redaksi sholawat yang disusun oleh sahabat dan tabi’in sebagai ekspresi cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini menunjukkan bahwa Sholawat Nariyah memiliki landasan kuat dalam tradisi keilmuan Islam.

Merujuk pada ebook Samudra Mutiara Selawat dan Fadlilahnya karya Jauhari Ibnu Muna’im bin Ismail serta sumber-sumber kredibel lainnya, berikut pemaparan lengkap bacaan Sholawat Nariyah, makna yang terkandung di dalamnya, serta fadhilah dan keutamaannya.

Bacaan Sholawat Nariyah Arab, Latin, dan Artinya

Sholawat Nariyah memiliki redaksi yang panjang dan kaya makna. Bacaan ini telah dikenal luas dan diamalkan secara turun-temurun oleh umat Islam.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Latin: Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman alâ sayyidinâ Muḫammadinil-ladzi tanḫallu bihil-uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdlâ bihil-ḫawâiju wa tunâlu bihir-raghâ’ibu wa ḫusnul-khawâtimi wa yustasqal-ghamâmu biwajhihil-karîmi wa alâ âlihi wa shaḫbihi fî kulli lamḫatin wa nafasin biadadi kulli ma`lûmilak(a).

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan salam yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan terpecahkan, semua kesusahan dilenyapkan, semua kebutuhan terpenuhi, dan segala yang diharapkan serta husnul khatimah dapat diraih. Berkat wajah beliau yang mulia, hujan pun diturunkan. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada keluarga dan para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan napas, sebanyak bilangan segala sesuatu yang Engkau ketahui.”

Makna Mendalam di Balik Setiap Untaian Kalimat

Sholawat Nariyah juga dikenal dengan sebutan Sholawat Tafrijiyah atau Sholawat Qurthubiyah. Setiap frasa di dalamnya mengandung pengakuan atas kemuliaan Nabi Muhammad SAW sebagai perantara turunnya rahmat Allah. Permohonan shalawat yang sempurna dan salam yang penuh menunjukkan harapan agar limpahan rahmat terbaik terus tercurah kepada Rasulullah.

Ungkapan tentang terpecahkannya kesulitan dan lenyapnya kesusahan menegaskan keyakinan bahwa dengan perantara Rasulullah SAW, Allah memberikan jalan keluar dari berbagai problem kehidupan. Doa pemenuhan hajat dan husnul khatimah menunjukkan keseimbangan antara harapan duniawi dan ukhrawi. Sementara simbol turunnya hujan menggambarkan datangnya keberkahan dan pertolongan Allah kepada manusia.

Fadhilah Sholawat Nariyah Menurut Ulama Klasik

Sejumlah ulama besar menjelaskan keutamaan Sholawat Nariyah dalam karya-karya mereka. Syaikh Muhammad At-Tunisi menyebutkan bahwa sholawat ini memiliki berbagai khasiat, mulai dari kemudahan rezeki hingga perlindungan dari bala. Dalam Kitab Khozinatul Asrar karya Sayyid Muhammad Haqqi An-Nazili, Sholawat Nariyah disebut sebagai sholawat yang mustajab dan dikenal sebagai “kunci gudang” keberkahan.

Imam Dainuri menjelaskan bahwa menjadikan sholawat ini sebagai wirid setelah sholat fardhu dapat membuka pintu rezeki dan meninggikan derajat seseorang. Imam Al-Qurthubi dan Ibnu Hajar Al-Asqalani juga membahas keistimewaan bilangan bacaan tertentu, terutama angka 4444, yang diyakini memiliki rahasia dalam pengabulan doa.

Keutamaan Mengamalkan Sholawat Nariyah

Mengamalkan Sholawat Nariyah diyakini membawa banyak manfaat, di antaranya memudahkan rezeki, melapangkan urusan, menghilangkan kesedihan, serta menjadi sarana terkabulnya hajat besar. Bacaan dengan jumlah tertentu juga sering diamalkan untuk perlindungan dari musibah, kemudahan menemukan barang hilang, serta menjaga diri dari berbagai marabahaya.

Dengan makna yang mendalam dan fadhilah yang luas, Sholawat Nariyah menjadi salah satu amalan yang terus hidup dan diamalkan oleh umat Islam sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus harapan akan pertolongan Allah SWT.

Terkini